Mengisahkan tentang seorang wanita karir yang memiliki karir yang sedang berada dipuncak. Manager. Cantik, mandiri dan berusia 37 tahun. Masih lajang. Entah, kenapa suatu hari. Ia ingin memiliki seorang bayi. Keinginan untuk memiliki bayi -having baby- dikarenakan setiap ketemu bayi baik di tempat yoga, mall, taman dan kantor. Seakan-akan bayi dijalan itu memandang padanya. Sehingga keinginan itu semakin kuat.

Berbagai usaha, tentunya sudah dilakukan wanita karir itu --gue lupa nama aktris dan nama tokohnya-- Mulai dari ke dokter kandungan hingga tempat adopsi anak. Berhubung dia masih lajang, meskipun memiliki karir yang mapan dan posisi jabatan yang bagus, tetap tak bisa mengadopsi anak. Usaha untuk memiliki anak sudah dilakukan hingga sembilan kali.

sampai-sampai mamanya menyebutnya 'maniak baby' dan disuruh untuk menghentikan obsesinya yang saat itu tak mungkin having baby. Namun, permintaannya mamanya itu tak digubrisnya. Keingin memiliki bayi itu semakin kuat dan disaat bersamaan karirnya terus melaju.

Hingga suatu saat ia memutuskan untuk membuat bayi tabung dan mencari sperma. Namun, sayangnya pada saat mengetes dengan menggunakan test pack hasilnya nonsen or nilil. Padahal, beberapa kertas yang ditempelkan untuk tenang sebelum hasil test pack keluar. Membuatnya makin sedih.

Lantaran bayi yang diharapkan tak kunjung datang. ia pun pergi ke dokter kandungan dan menanyakan hal tersebut. Eh, dokter kandungan itu malah mengejeknya dengan bentuk rahim yang mirip huruf 't' Sehingga sulit untuk memiliki anak --hamil-- apalagi diusianya yang sudah mencapai 37 tahun.

Pupus harapan untuk memiliki anak dari dalam rahimnya. Wanita karir itu pun menemukan cara dari sebuah majalah untuk mendapatkan baby mama --orang yang bakal mengandung anaknya dengan menggunakan spermanya--

Untuk itu, ia harus membayar $100.000 agar seorang wanita mau meminjamkan rahimnya untuk ditanami spermanya. Sehingga menghasilkan baby buatnya. Terpilih lah wanita bernama Anggie yang memiliki pasangan bernama Carl --pria penggaguran yang teropsesi jadi pengusaha--

Ternyata dalam perjalanan waktu, Anggie membohongi si wanita karir itu. Pada kenyataannya dia sedang tidak hamil. Namun, ia pura-pura hamil. Awalnya Anggie sangat susah diatur dan sifatnya berbeda dengan dia yang pembersih dan selalu terorganisir segala sesuatu.

Saat Angie berantem dengan Carl. Ia pun memutuskan tinggal bersamanya. Persahabatan pun terjalin. Mereka berteman. Meskipun awalnya berantem terus. Karena perbedaan gaya hidup dan pandangan. Mereka clubbing bareng.

Nah, saat itu dia sedang menghandle proyek besar dan dsana ada penjual dan sekaligus pemilik cafe juice. Disitu ia mengenal Rob --seorang mantan pengacara karena sekarang jadi penjual juice buah-- Disaat mabuk habis dugem. Ia pun bercinta.

Oh ya, awalnya Anggie berupura-pura hamil. Pada usia kehamilan yang berusia 18 minggu, si wanita karir itu mengajak Anggie untuk uSG. Angie yang mau mengaku jadi tak tega. Waktu di dokter itu ternyata ketahuan kalau Anggie benar-benaran hamil. Sehingga ia pun urung memberitahukannya.

Kehamilannya itu bukan lah hasil sperma yang dititipkan pada Angie. Melainkan hasil hubungan Angie dengan carl. Singkat cerita. Disaat kehamilan Angie berusia 7 bulan. Wanita itu pun membuat pesta untuk Angie. Nah disitu lah terbongkar semua, saat Carl menceritakan bahwa Angie tidak hamil. Carl malah terkejut saat membuka perut Angie ternyata malah berisi baby.

Si wanita itu merasa kecewa dan frutasi hingga memutuskan membawa persoalan itu ke perdata. Lagi-lagi ia harus kecewa. Ternyata hasil test DNA menyatakan bahwa itu bukan anaknya. Ia pun berlari ke luar sidang sambil menangis dan muntah di kamar mandi.

Diluar sidang Rob yang diminta Anggie untuk menjadi pengacaranya itu pun mengampiri dan tetap mengajaknya temuan di akhir pekan bersama putrinya. Ia pun menyetujuinya. Waktu mau menuju mobilnya, ia bertemu Anggie dan berbincang-bincang.

Pada saat itu, ketuban Anggie pecah dan ia pun mengantarkan ke dokter. Pada saat Anggie berada di ruang persalinan, ia pun menemaninya, pada teriakan kedua Anggie saat mau mengeluarkan anaknya. Ia pun pingsan. Saat sadar, kakaknya dan Rob sudah berada disitu. Saat berbincang-bincang menanyakan keadaan Angie. Dokter masuk dan memberitahukan bahwa ia hamil.

Perasaannya luar biasa bahagia. Keinginannya untuk memiliki bayi akhirnya kesampaian. Rob yang menunggu diluar pun diteriakin dengan wajah berseri bahwa ia hamil. Mendengar itu Rob pingsan. Ya, seperti diketahui hidup bahagia selamanya. Hubungannya dengan Rob dan Anggie pun berjalan. Masing-masing memiliki anak dan mengubah hidupnya.

Anak kan merupakan karunia yang terbesar yang diberikan atau dititipkan Tuhan pada manusia. Bayi lucu yang tak berdosa.

Artikel Terkait:

Silakan pilih sistem komentar anda

2 komentar untuk Baby Mama

You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Creative and Health

  1. nice resume
    filmnya juga bagus bgt ^_^
    Tina Fey so gorgeous...

    Btw film lain yg asik ap ya???

    BalasHapus
  2. Yup setuju banget, film yang bagus. Sampe 2 kale nonton hehe... sangking serunya

    BalasHapus