Ya Tuhan, aku tidak ingin terbangun dari mimpi ini..... Biarkan lah aku menikmatinya sesaat. Menikmati debaran jantungku, menikmati diriku yang merona mendengar gombalannya. Sudah lama, aku tidak merasakannya....

Kadang aku merasa malu, aku terlalu tua untuk gampang terpesona mendengar rayuan gombal pria. Tetapi, aku ingin menikmati sejenak.. Jika dia memang jodohku, dekat kan lah padaku. Jika bukan, jauhkan lah ia dari hidupku.

Karena aku hanya mencari jodoh sesuai seperti apa yang diharapkan orangtuaku, seiman dan saling mengerti satu dengan yang lain. Ah, aku seperti kembali seperti remaja yang senang di rayu gombal. Padahal, sudah ada beberapa pria yang kutolak. Bukan karena aku tidak menyukainya, kaarena perbedaan agama yang tidak bisa disatukan dalam suatu pernikahan....

Artikel Terkait:

Silakan pilih sistem komentar anda

Jadilah orang pertama yang berkomentar!

You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Creative and Health