Aku tidak mengatakan hasrat tidak lah penting dalam menjalin hubungan. Tanpa adanya hasrat maka tidak ada gairah hidup. Namun tolong dibedakan hasrat dan nafsu. Itu jelas berbeda -hehehe-


Hidup tentunya harus memiliki gairah, begitu juga dalam berhubungan. Namun jangan sampai gairah berarah ke nafsu. Cinta itu sangat complex dan juga ruwit, namun patah hati lebih mumet lagi. Ada yang mengatakan orang yang jatuh cinta akan terlihat berseri-seri. Dikarenakan ada otot yang lama tidak berfungsi jadi berfungsi.


Nah, pilihlah pria yang tepat untuk menjadi pasangan anda. Ada suatu pengalaman cinta yang mengebu berakhir keterikatan tanpa gairah. Namun saling membutuhkan dalam berhubungan intim. Suatu kisah yang juga melibatkan keluarga besar dan selalu berakhir rujukan dan selalu terulang hal yang sama.


Jangan sampai asal memilih pria, perjodohan ataupun karena keterpaksaan usia malah menghancurkan kehidupan anda di masa depan. Cari lah pria yang tepat, bukan karena kekayaan, ketampanan saja. Melainkan karena ke pribadiannya yang menarik dan bijaksana.


Harta bisalah habis, ketampanan bisalah lenyap. Namun kebajikan hati, kedewasaan dan tanggungjawan tak kan lenyap di telan waktu. Mari selektif memilih pasangan dan hiduplah berbahagia. Karena Tuhan menciptakan satu adam dan satu hawa untuk dijadikan pendamping hidupnya.


Goodluck

Artikel Terkait:

Silakan pilih sistem komentar anda

Jadilah orang pertama yang berkomentar!

You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Creative and Health