Mei 13, 2013

Mengenal Istilah Pada Mesin Jahit

eP
lumAimeePlumAimeePlum
AimeePlumAimeePlumAim
eePlum
Fashion
Leave a Reply
Your email address will not be published.
Required fields are marked *
Post Comment
Notify me of follow-up comments via email.
View Full Site
Now Available! Download WordPress for
BlackBerry
Blog at WordPress.com.
February 24, 2012  Leave a reply
Istilah-istilah Mesin Jahit
Istilah – istilah asing dalam mesin jahit sering
kita dapatkan pada "manual book" mesin jahit
atau hal lainnya, tanpa atau kurangnya
penjelasan pada "manual book" tesebut
membuat kita bingung dalam memahaminya
sehingga menyulitkan kita dalam
menggunakan mesin jahit atau mesin jahit
tidak dapat kita gunakan secara benar,
akhirnya mesin jahit tersebut menjadi cepat
rusak atau kita jadi enggan menggunakan
mesin jahit tersebut.
Karena hal di atas, dalam posting ini kami
menyusun istilah – istilah asing dalam mesin
jahit, kami menyusunnya berdasarkan urutan
abjadnya dengan harapan berguna bagi anda
yang masih awam atau bingung dengan istilah
tersebut.
Istilah – istilah asing dalam mesin jahit ini kami
kumpulkan dalam sebuah posting berjudul
"kamus istilah mesin jahit".
Accessory tray (auxiliary bed/accessory
storage): laci/tempat menyimpan
perlengkapan mesin jahit.
Basting (baste): sejenis jahit lurus yang
memiliki panjang jahitan lebih panjang,
fungsinya sebagai pengganti jarum
pentul atau jahitan sementara, untuk
menempelkan 2 kain atau menempelkan
kain dengan kain keras, nantinya jahitan
ini akan dilepas atau dipendedel.
Bobbin (spul/palet): tempat menyimpan
benang bawah.
Bobbin case (sekoci): tempat menyimpan
bobbin/spul/palet.
Blind hem foot: sepatu untuk ngesom.
Buttonhole foot: sepatu pembuat lubang
kancing.
Button sewing foot: sepatu pasang
kancing.
Combo: sebutan untuk mesin yang
memiliki 2 fungsi utama, yaitu menjahit
dan bordir komputer, contoh mesinnya:
singer futura ce-250, bisa untuk menjahit
dengan sistem digital dan bisa untuk
membordir dengan sistem komputer.
Darning foot (embroidery foot): sepatu
untuk membordir.
Denim: kain dril.
Density: ketebalan/kerapatan jahitan
dalam membordir.
Dress pattern: pola pakaian
Dress pin: jarum pentul.
Embroidery machine: mesin bordir.
Embroidery unit: perangkat mesin bordir
komputer portable yang menggerakkan
pembidangan saat membordir, bisa
dilepaskan atau dipasangkan pada mesin
combo. Jika dipasangkan, mesin combo
berfungsi sebagai mesin bordir. Jika
dilepaskan, mesin combo berfungsi
sebagai mesin jahit.
Fabric: kain.
Feed dog: suatu bagian pada mesin jahit
yang letaknya di bawah dan tertekan
sepatu, bentuknya seperti gigi gergaji.
Fleece: kain wol.
Foot controller: pedal atau injakan pada
mesin jahit elektrik.
Handwheel: suatu bagian pada mesin
jahit, bentuknya bulat silinder pipih,
letaknya di pinggiran kanan atas mesin
jahit, pada mesin jahit fungsinya diputar
dengan tangan kanan untuk membantu
memperlancar jalannya mesin jahit pada
awal kita mulai menjahit.
Hand sewing needle: jarum jahit tangan,
jarum yang digunakan untuk menjahit
dengan tangan, lubang benangnya
terdapat pada pangkal jarum sedangkan
jarum mesin jahit, lubang benangnya
terdapat pada mata jarum.
Hemmer foot (rolled hemmer foot):
sepatu untuk mengelim.
Hoop: pembidangan pada mesin bordir.
Lace: renda.
Needle: jarum.
Needle threader: alat bantu pasang
benang ke lubang jarum.
Oil machine: minyak mesin.
Overlock machine (serger): mesin obras.
Overcasting foot: sepatu semi obras.
Pintuck: lipatan pada kain dengan cara
menjahit lurus pada lipatan tersebut,
biasanya lipatan – lipatan ini disusun
secara paralel dan berfungsi sebagai
hiasan.
Presser foot: sepatu mesin jahit.
Puckering of fabric: mengkerutnya
bahan/kain.
Reverse button/lever: suatu bagian pada
mesin jahit, yang apabila ditekan,
pergerakkan arah kain pada saat
menjahit menjadi mundur (jahit
mundur).
Scissor: gunting.
Seam ripper: pendedel, alat pemutus
benang.
Sewing machine: mesin jahit.
Sewing tape measure: meteran, alat
untuk mengukur badan dalam membuat
pola pakaian.
Spm (stitch per minute): jumlah jahitan
dalam 1 menit (satuan kecepatan motor
dalam mesin jahit).
Spool cap: ganjalan atau penahan
benang atas.
Spool pin: pin/tempat meletakkan
benang atas.
Stabilizer (backer): kain keras.
Stitch length: langkah jahitan.
Stitch patterns: jenis – jenis jahitan.
Stitch width: lebar jahitan.
Straight stitch: jahit lurus.
Tension: pengatur kekencangan benang
atas.
Thread: benang.
Thread breakage: benang putus.
Thread cutter: pemotong benang yang
terdapat pada mesin jahit.
Timing: pertemuan jarum dengan hook di
bawah kain yang membentuk jahitan.
Twin needle: jarum ganda.
Winding the bobbin: menggulung
benang pada spul.
Wings needle: jarum bersayap.
Zipper foot: sepatu pasang resleting.
BlackBerry®
Thanks for Visit Diary Citra | It's about Me, You and Them
Title : Mengenal Istilah Pada Mesin Jahit
Writen By : Citra Pandiangan
Do You like this article: Mengenal Istilah Pada Mesin Jahit Do You want to keep it? You can ask me and I will give it to you. Happy Reading and Hapy Blogging. God bless us

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Creative and Health

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Kota Cinta | Kita Bahagia | diary Citra